



Polres Semarang_Polda Jateng.
Dalam masa Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Semarang terus mengintensifkan kegiatan preventif dan preemtif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas serta menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polres Semarang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani STK., SIK., CPHR., pada Jumat, 6 Februari 2026. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi strategi utama dalam operasi kali ini.
βOperasi Keselamatan Candi 2026 kami kedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas dimulai dari diri sendiri, mulai dari disiplin mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, hingga menjaga etika berkendara di jalan raya. Harapannya angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan dapat ditekan,β jelas AKP Lingga.
Salah satu implementasi kegiatan tersebut, dilakukan pada Kamis 5 Februari 2026. Di sela pelaksanaan kegiatan pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan Polres Semarang, personel Sat Lantas turut memberikan imbauan serta sosialisasi kepada peserta terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026.
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan edukasi terkait pentingnya penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, larangan penggunaan ponsel saat berkendara, serta pentingnya menjaga etika berlalu lintas di jalan raya.
Salah satu peserta pelatihan AI menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut memberikan pemahaman tambahan terkait keselamatan berkendara. Ia menyebut, dengan adanya sosialisasi tersebut peserta menjadi lebih memahami pentingnya tertib berlalu lintas serta melihat bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat dimanfaatkan untuk mendukung keselamatan transportasi di masa depan.
Melalui kegiatan edukatif yang berkelanjutan, Sat Lantas Polres Semarang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026.
“Mengingat kemarin peserta adalah para siswa siswa SMA yang rentan akan Fatalitas kecelakaan, dan di umur mereka sedang mencari jatidiri, sehingga sangat tepat sekali untuk memberikan pencerahan dan imbauan. Sehingga mereka dapat memahami penting keselamatan dalam berkendara.” Pungkas Kasat Lantas.
Jk_Zed.
